Breaking News

Fasilitator Jitu Pasna Bekali Peserta Kajian Kebutuhan Pasca Bencana



Untuk meminimalisir Peningkatan Risiko Bencana dengan Kajian Kebutuhan  Pasca bencana fasilitator pelatihan ajak peserta kerja kelompok dalam pemaparan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitu Pasna) gelombang V hari ketiga, di Kyriad Bumiminang, Rabu (22/9/2021). 

Kegiatan ini didampingi oleh Ita, Rurid dan Sunarja selaku fasilitator kegiatan. Peserta kelompok Pengkajian Kebutuhan Pemulihan Wilayah Pascabencana diberikan tugas untuk mengkalisifikasikan dan mengidentifikasi kejadian sesuai dengan ruang lingkup Jitu Pasna dan memperkirakan kebutuhan dalam Jitu Pasna sesuai komponennya.

Sunarja menyampaikan bahwa ruang lingkup Jitu Pasna meliputi 5 sektor yaitu, sektor perumahan dan pemukiman. Hal-hal yang termasuk dalam sektor perumahan dan pemukiman antara lain, perbaikan, pemberian bantuan perbaikan, dan pembangunan kembali.

"Ruang lingkup Jitu Pasna ada 5 yaitu, perumahan dan pemukiman, infrastruktur pembangunan, ekonomi, sosial dan lintas sektor," tambah Sunarja.

Sementara dalam perkiraan kebutuhan dalam Jitu Pasna juga terdiri dari 5 komponen. Lima komponen dalam Jitu Pasna ini sudah dijelaskan sebelumnya oleh Rurid Rudianto selaku LPBU NU Kabupaten Malang dan juga fasilitator acara. Lima komponen yang termasuk dalam Jitu Pasna antara lain, kerusakan, kerugian, gangguan akses, gangguan fungsi dan peningkatan risiko.

Antusiasme peserta dalam mengerjakan tugas kelompok Jitu Pasna membuktikan kesungguhan dalam belajar cara menghitung cepat dan memprediksi kerugian demi meminimalisir peningkatan risiko bencana. 

Ita juga menambahkan agar kedepannya BPBD atau BNPB selaku pengkaji bencana lebih terbuka, terperinci dan memberi akses kepada jurnalis untuk mendapatkan informasi yang cepat, tepat dan relevan guna publikasi media.

"Hal ini membantu jurnalis dalam liputan, meskipun data yang dikeluarkan suatu waktu bisa berubah. Juga membantu agar berita yang keluar di media tidak hanya sebatas bantuan pangan saja tapi bisa meliputi berbagai sektor dan komponen yang sudah kita bahas," tambahnya.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitu Pasna) gelombang V masih akan diadakan besok, Kamis (23/9/2021). Peserta yang sudah berkelompok akan mempresentasikan hasil pengkajian pascabencana dalam bentuk infografis, sekaligus penutupan acara. Endah

No comments