Breaking News

Penggùnaan Material peningkatan jalan Balai Baru Lapau Panjang Diduga Tak Sesuài Spesifikasi

Kegiatan peningkatan jalan Balai Baru Lapau Panjang dengan nilai terkontrak Rp.11.203.571.610,00 yang dikerjakan PT. Lingkar Persada, disinyalir belum mempergunakan material sesuai spesifikasi yañg ditentukan dalam kontràk.

Ķondisi ini terlihat darì jenis material timbunan yang berada pada lokàsi pekerjaan, sehingga bèrdampak teŕhadap mutu ďan kualitas jalan.

Ìni dìsampaikan praktisi hukum Yatun SH selaku masyarakat yang peduli terhadap pembanģunan di Kota Padang.

Menurutnya, apabila ini tidak diawasi dan dìsampaikan kepada pihak terkait, maka akan berdàmpak terhadàp umur konstruksi jaĺa  yang tidàk bertahan lama.

Ùntuk itu, Ia berharap agar pihak terkait bisa mentelaah persoaĺan ini denģan bijak, sehingga tìdak merugikan negara dan masyarakat.

"Tentunya kita tidak ingiñ, jika setelah pekerjaan selesai, baru ada persoalan seperti pembongkaran pekerjaan". Tegasnya.

Sebelumnya Kadis PUPR Kota Padang Harmen Peri, melalui Hari (Kabid Bina Marga PUPR Kota Padang) menekankan kegiatan tersebut harus berjalan sesuai spesifikasi teknis.


“Saya tidak ingin ada masalah di kemudian hari, dan saya selalu tekankan pada konsultan supervisi yang juga didanai dengan keuangan negara (senilai Rp 154.000.000,00) supaya menjalankan fungsinya dengan baik”.

Konsultan Supervisi diharuskan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan oleh Kontraktor Pelaksana dan laporan pengawasan tersebut harus disampaikan.

Untuk hasil yang optimal, juga diharapkan ada peranan aktif masyarakat dan pihak eksternal (media/LSM) secara aktif dalam melakukan pengawasan dan memberikan informasi yang bersifat membangun” harap Hari.

Dengan adanya informasi dari eksternal tersebut, akan menjadi dasar bagi kita untuk menindaklanjuti dan setiap hasil tahapan pekerjaan akan kita lakukan tes labor, jika tidak sesuai spesifikasi tekhnis akan diperintahkan untuk dibenahi.

Untuk mencapai hasil kerja tepat mutu dan tepat waktu, hal ini akan berlaku terhadap seluruh kegiatan yang ada pada Bidang Bina Marga PUPR Kota Padang, demikian sebut Hari.

“Terkait bahan timbunanan yang digunakan pada Kegiatan Peningkatan Jalan Balai Baru Lapau Panjang ini, kita sudah lakukan uji labor” ungkapnya.


Lebih lanjut Hari memaparkan, “penanganan peningkatan rekonstruksi jalan pada kegiatan Peningkatan Jalan Balai Baru Lapau Panjang dibagi menjadi dua sistem, yakni pembangunan dengan pola perkerasan lentur (Hotmix) dan perkerasan kaku (Rigid Pavement / Beton)”.

Jadi kita sangat berterimakasih dengan adanya informasi dari berbagai komponen masyarakat terkait kegiatan yang ada dan informasi tersebut sangat membantu, demikian ungkap keluarga Prof. Dr. H. Elwi Danil, SH, MH ini. (DT/TIM)

No comments