Breaking News

Material Peningkatan Badan Jalan Rel Kereta Api di Aceh Dipertanyakan

 

ARAA, ACEH - Pelaksanaan proyek peningkatan badan jalan rel kereta api di simpang empat (4) islamic - simpang empat (4) pasar hewan kecamatan Langsa Baro kota Langsa, dengan nilai kontrak Rp 4.921.731.000, sumber dana anggaran dari DOKA tahun 2021.

Penggunaan bahan baku beskos atau matrial dasar untuk pemadatan, di duga masih mengunakan bahan baku tidak sesuai spesifikasi teknis oleh pihak rekanan kontraktor.

Ketika awak media ini melakukan konfirmasi dengan rekanan kontraktor bernama Maimun melalui telapon selularnya dengan aplikasi WhatsApp, maimun menerangkan hal lain bahwa penghentian proyek Minggu kemaren ada beberapa hal teknis diantaranya ada pekerjaan kabel PLN dan kendala dengan PT KAI Kota Langsa.," Minggu lalu proyek kita terhenti karena pekerjaan ada kabel PLN terputus maka kami melakukan penyelesain begitu juga dengan pihak PT rel kereta api ( PT. KAI) kota langsa, kalau tentang itu bapak datang lah ke lapangan," terang maimun Minggu sore, (20/6/2021)

Maimun menambahkan untuk lebih jelasnya supaya jelas tentang pelaksanaan proyek ini Maimun meminta awak media datang kelapangan, 

Kata maimun ,"kami tunggu bapak sekitar jam 3 siang ini di lapangan, agar bisa kami jelaskan semua," pintanya kepada awak media.

Dalam hal ini Kami juga melakukan konfirmasi kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa (DPRK) Bapak T Helmi Mirza ketua komisi empat (4), dari fraksi Langsa bermartabat. Politisi dari PNA. yang membidangi Pembangunan, Perhubungan, dan Penertiban dalam pelaksanaan proyek peningkatan badan Bekas jalan rel kereta api ini. Minggu sore (20/06/21).

awak media ini mempertanyakan hal yang sama tentang penggunaan bahan bakunya tidak sesuai Spek teknis ini, melalui aplikasi pesan whàtsApp T. Helmi menjawab masa pekerjaan ini masih panjang waktu penyelesaiannya masih sampai bulan Oktober mengenai pekerjaan proyek ini dan sebagai wakil rakyat yang mengawasi penggunaan anggaran di bidang ini, Helmi menekankan bahwa dia belum melihat Rincian RAB dan meminta awak media ini untuk turun kelapangan menemui Instansi terkait yang mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan proyek ini.

Tutur Helmi "Bang itu masih panjang waktu pekerjaannya Bang, masih sampe bulan Oktober itu Bang, apa yang Abang sampaikan saya belum liat RABnya, abang bagusnya ke lapangan aja bang..di situ itu ada tim teknis dari PUPR bang, ada kepala bidang (kabid) dan juga PPTK Nya bang," Pungkas helmi.(Rusli)

No comments